Skip to content

don’t judge…

March 2, 2011

1 Maret 2011. sore. metro mini 640. halte komdak.

Seperti biasa abang supir metromini memberhentikan sebentar keretanya di halte komdak, berharap ada tambahan penumpang untuk menambah uang setoran. Seperti biasa juga, halte komdak dipenuhi beragam manusia, ada yang berdiri sambil memakai masker dan masih juga dibantu dengan tangannya yang menutup hidung dan mulut karena maskernya bolong barangkali, ada juga yang duduk sambil harap-harap cemas menanti kendaraan umum yang akan dinaiki. Serupa, tapi tak sama…ada pria dan wanita yang sama-sama berusaha mencari nafkah di situ. Pekerja kantoran yang berdandan rapi meskipun sudah agak kusam karena sudah jam pulang kantor, penjual makanan yang dengan sigap menjajakan dagangannya. Biasanya ada juga satu atau dua orang berseragam polisi berdiri di situ, menjaga kemanan mungkin. Namun, yang pasti ada adalah sekerumunan pemuda yang berdiri sambil membawa gitar menunggu apapun kendaraan umum yang lewat, ladang penghasilannya dengan menjual suara. Abang pengamen….

Kali ini ada satu yang naik ke 640 yang sedang kunaiki. Quick scanning : kepala bertopi hitam kusam, kaos ijo muda yang entah memang warnanya begitu atau sudah pudar warnanya, jins belel bolong di bagian lutut, gelang plastik hitam selusin di pergelangan tangan, dan ini yang keren…piercing di bibir bawah dan anting hitam terpasang di situ.

Otakku bilang “pasti bukan abang pengamen penganut aliran band melayu ala ST12 ataupun d’massive“. Otakku menebak “si abang kalo engga nyanyiin lagu slank ya lagunya iwan fals“. Seketika itu juga aku malas untuk memberikan perhatian lebih untuk mendengar lagu si abang pengamen ini.

Lalu…jreeeengg.. genjrengan pertama dia bunyikan. Kemudian setelah salam pembuka khas ala abang pengamen, inilah lirik lagu yang terdengar keluar dari mulut si abang pengamen

suatu malam yang biru tanpa dirimu
berjuta-juta rinduku padamu…

Anda benaarrr…anda tidak salah tebak, si abang pengamen yang tampak gahar itu memainkan “Malam Biru”-nya Sandy Sondhoro!!!
Gooossshh….ternyata dibalik penampilannya yang sangar bin gahar itu suaranya jazzy abiiiiss…..Β Walhasil sayah-pun ikut bersenandung dalam hati. Juga dalam hati merasa malu dan perlu untuk minta maaf karena sudah berprasangka ke si abang pengamen itu.

And yes, you could not judge just by a quick scanning or your first impression on (every)thing or (every)someone …

Thanks for the lesson this evening dear abang pengamen…. ^^

Oh Kasihku…
Ini ini laguku
Hanya untuk dirimu
Tanda cintaku
Padamu oh sayangku……

9 Comments leave one →
  1. March 2, 2011 1:47 pm

    Ci,,
    ikut nyanyi mesti ngasi lho sama pengamennya..
    1 bait gopek

    anyway, it remind me sama salah satu tempat makan di Bandung, di mana suka ada orang2 Indonesia timur yg suka ngamen akapelaan.. lagunya sebangsa Boyz II Men, Blackstreet, All 4 One dll..
    sayangnya, most of pengamen, nyanyi cuman minta duit pengusiran..

    • cicianggitha permalink*
      March 2, 2011 3:32 pm

      seceng buat 2 bait..
      yang di 640 itu nyanyi ampe lagunya slese gan heheπŸ˜€

  2. March 2, 2011 7:52 pm

    wkwkwkwk gpp deh ci tampang boleh metal tapi hati melow total

    eh tp klo nemu pengamen yang emang asik ga ngerasa dirampok deh kasih seribu dua ribu pa lagi klo mereka bisa nyanyi by request n_~

    • cicianggitha permalink*
      March 2, 2011 7:57 pm

      muka rambo hati rinto, kalo kata orang begitu… wkwkwk

  3. March 3, 2011 7:52 am

    jd inget pengamen di mie ayam jl.jawa,prnh makan distu sm you know who ,
    pengamennya tua,,cm berbekal cukulele (bnr g sih sebutannya),
    bgitu nyanyi,,,
    Subhanallah enaaaaaaaaaakkk banget suaranya,,lagunya love songs jadul,apa lg pas nyanyi everlasting loveπŸ˜€
    sygnya lupa g minta nomer telp *terbius*πŸ˜€

    • cicianggitha permalink*
      March 3, 2011 9:53 am

      kamu makan sama siapa?? katakan…katakan… *sinetron*

      • March 3, 2011 12:12 pm

        seseorg di jaman kuliah,,km tau laaahh :))

    • irma permalink
      March 4, 2011 6:00 pm

      ukulele qoni.. gak pakai c. for the other things —> wakakakakakak… *pingin lempar sendal–tapi bukan ke qoni* =p

      • March 6, 2011 9:56 am

        wkwkwkwwkwk salah yaaaaaaa,,maluw deh,,
        heh ir,lempar sandal dr blanda mah ane mau,no 38 ya :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s