Skip to content

Anakmu anakmu, Anakku anakku

October 8, 2014

Hufff…

Mengawali tulisan dengan sebuah hembusan nafas berat, menandakan ini tulisan keluh kesah, bukan begitu? Hehehehe… iya dan tidak.

Beberapa kali saya lihat di forum, yang sayangnya isinya para ibu, menganggap caranya merawat bayi/anaknya adalah yang terbaik. Iya sih, memang benar, tidak ada seorang ibu-pun yang tidak memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Cuma sayangnya, rasa ini membuat beberapa ibu menjadi “judgemental”. Belum habis pro kontra tentang ‘working-mom’/’stay-at-home mom’, ada lagi nih pro kontra tentang cara merawat anak. Ada ibu-A bilang “Aduh, kok dikasih makan xxxx sih? kayak anak saya dong, saya kasih makan bla bli blu blewwwhh”. Ada lagi ibu-B bilang “Yaa kalo umur segitu sih harusnya udah bisa xxxxx, kayak anak saya nih, udah bisa dari umur bla bli bli bleewwwhh”.

Sedih. Saya pikir ketika saya baca forum, maka saya akan dapat banyak info baru untuk tumbuh kembang anak saya. Iya sih, memang saya dapatkan info itu. Tapi, komentar-komentar yang cenderung “judgemental” yang saya temui sungguh di luar ekspektasi saya. Tempat di mana para ibu bisa berbagi pengalaman dan saling support malah jadi ajang (maaf) pamer dan memojokkan yang dianggap kurang benar.

Memang, tidak semua forum dan atau anggota forum seperti itu (judmental). Banyak juga anggota forum yang bisa saling support dan berbagi informasi tanpa harus terdengar menghakimi.

Jadi… tidak, ini bukan tulisan tentang keluh kesah saya, karena saya tidak pernah menjadi “korban”.

Tapi.. iya, ini tulisan tentang keluh kesah saya karena prihatin (macam presiden aja yak, prihatin :D) dengan para ibu yang merasa paling benar.

Saat ini saya gabung di forum dan grup Line yang, syukurlah, berisi ibu-ibu yang sangat suportif dan berpikiran terbuka. Ada yang anaknya baru 1, ada yang sudah 3. Ada yang working-mom, ada juga yang stay-at-home mom. Ada yang anaknya asix, ada juga yang menambah susu formula. Damai. Bisa tuh. ^^

Anakmu, anakmu. Rawatlah, besarkanlah dengan caramu. Anakku anakku, kubersarkan dan kurawat dengan cara yang kuyakini terbaik untuk anakku bukan anakmu. Karena tiap anak tidak sama, masing-masing punya kondisi yang tidak sama juga.

Kembali ke pilihan diri masing-masing. ^^

regards,
mamacita

7 Comments leave one →
  1. October 8, 2014 2:29 pm

    stujuuuuu,,, aq males ikutan forum2 gitu,pusingggg

  2. Che permalink
    October 9, 2014 7:30 am

    jadi, group linenya apa mba? *siapsiap* :))

    • cicianggitha permalink*
      October 10, 2014 1:29 am

      hahahaha… udah niii? whiii, gak pake lama yaaa😀

      • Che permalink
        October 10, 2014 10:53 am

        beloom mba, doanya ajaaa😀

      • cicianggitha permalink*
        October 10, 2014 3:25 pm

        hepi hepi berdua duluu 😊😊

  3. April 14, 2016 5:40 pm

    auuuuh terharuuuuh akuuuhhhh…

    • cicianggitha permalink*
      April 14, 2016 5:47 pm

      aku sampe baca ulang post in buNdied, udah lupa nulis apaan huihiihihihi…

      *aku masih utang banyaaak*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: